Minggu, 20 Agustus 2017

80 Tanya Jawab Ringan Seputar Kurban (Bagian 3)

Sebelumnya : 80 Tanya Jawab Ringan Seputar Kurban (Bagian 2)


41. Bolehkah menjual, menghibahkan, atau menggadaikan hewan kurban?

Tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal tadi, karena tujuan hewan kurban adalah untuk di jalan Allah. Setiap yang diperuntukkan di jalan Allah, maka tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal tadi.

42. Bagaimana ketentuan usia hewan kurban?

Ad-Dha’n (kambing biasa) berusia 6 bulan, Ma’iz (kambing jawa) berusia 1 tahun, sapi berusia 2 tahun, dan unta berusia 5 tahun.

43. Hewan sembelihan seperti apakah yang paling utama untuk kurban?

Para ulama berbeda pendapat tentang jenis hewan apakah yang lebih utama untuk kurban. Pendapat yang rajih bahwasanya hewan yang utama secara berurutan adalah unta, kemudian sapi, kemudian kambing, kemudian yang termasuk budnah – sapi atau unta –.

Imam Bukhari (2001) meriwayatkan tentang sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat Jumat:

“Barangsiapa mandi hari Jumat seperti mandi janabat lalu berangkat pada waktu yg pertama, maka seakan ia telah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa berangkat pada waktu yg kedua, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa berangkat pada waktu yg ketiga, maka seakan dia berkurban dengan seekor kambing. Barangsiapa berangkat pada waktu yg keempat, maka seakan dia berkurban dengan seekor ayam. Dan barangsiapa berangkat pada waktu yg kelima, maka seakan dia berkurban dengan sebutir telur. Maka jika imam telah datang, para malaikat hadir untuk mendengarkan khutbah.”

44. Apa saja syarat-syarat dalam kurban?

  • Mampu, maksudnya adalah mampu untuk membeli hewan kurban.
  • Hewan kurban adalah dari hewan ternak.
  • Hewan kurban tidak cacat.
  • Penyembelihan di waktu-waktu yang ditentukan oleh syar’i

45. Apa saja jenis-jenis cacat dari hewan kurban?

  • Buta matanya, yaitu sudah tidak bisa melihat atau terkena sakit belek dan katarak, atau matanya memutih yang menunjukkan bahwa hewan itu sudah buta.
  • Sakit, yaitu sakit yang menghalanginya dapat dikategorikan sebagai hewan ternak yang sehat. Seperti demam yang menghambatnya berjalan atau menghilangkan selera makannya. Dan sakit kudisan yang parah, sehingga berpengaruh pada dagingnya atau berefek pada kesehatannya atau luka dalam yang berefek pada kesehatan atau sejenisnya.
  • Pincang, yang dapat mengahalangi hewan itu berjalan tegak lurus.
  • Sangat kurus seperti tidak memiliki sumsum. Lemah yang dapat menghilangkan kesadarannya. Dalam kitab al-Muwaththâ`dari sabda Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam ketika beliau ditanya apa yang harus dihindari dari binatang kurban? Lalu beliau memberikan isyarat dengan tangannya seraya berkata: “Ada empat: Pincang yang jelas kepincangannya, aura` (rusak sebelah matanya) yang jelas a’warnya, sakit yang jelas sakitnya, dan kurus yang tidak mempunyai sum-sum.” Diriwayatkan oleh Imam Mâaik dalam Muwaththa` dari Hadits al-Barra` bin ‘Azib dan dalam satu riwayat dalam kitab sunan darinya radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri ditengah-tengah kami lalu bersabda, “Ada empat hal yang tidak boleh ada pada hewan kurban.”

46. Bagaimana dengan cacat yang lebih berat dari kriteria di atas?

Tidak diperbolehkan berkurban dengan hewan yang memiliki cacat melebihi kriteria di atas, baik cacat dalam bentuk apapun dari kategori di atas.

47. Bagaimana hukum berkurban dengan hewan yang buntung?

Para ulama berbeda pendapat atas hewan yang terpotong ekornya. Yang shahih adalah diperbolehkan karena dagingnya tidak berpengaruh atasnya dan juga tidak membahayakan. Ini adalah pendapat Ibnu Umar, Ibnu Musayyib dan selainnya.

48. Bagaimana berkurban dengan hewan yang dikebiri?

Diperbolehkan berkurban dengan hewan yang dikebiri. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkurban dengan 2 domba yang dikebiri. Hal ini karena tidak berpengaruh buruk kepada daging yang disembelih. Inilah pendapat jumhur ulama. Ibnu Qudamah berkata: tidak ada khilaf sebagaimana yang kami ketahui.

49. Apa saja aib-aib dalam hewan kurban yang dimakruhkan dalam kitab-kitab fikih?

  • Apa yang nampak dari penyakit di tempat menyusui atau di bagian lainnya
  • Aib yang terdapat di tempat menyusui.
  • Tanduknya pecah dan tidak memiliki tanduk sejak lahir.
  • Ompong, giginya tanggal
  • Zakarnya dipotong
  • Telinganya terbelah, baik membujur atau melintang atau di lubangnya.
  • Terdapat bisul di badannya
  • Tidak memiliki telinga, yang terlihat hanya lubangnya saja.
  • Pangkal tanduknya patah
  • Dicungkil salah satu matanya, ini lebih buruk dari hewan yang buta sebelah.
  • Kambing yang kurus dan lemah
  • Tulangnya retak.
  • Rabun, bisa melihat di siang hari tapi malam tidak bisa melihat.
  • Matanya juling
  • Mengalir terus air matanya dan pandangannya lemah
  • Kedua telingan kecil
  • Ujung telinganya terpotong
  • Terpotong belakang telinganya, menggantung tapi belum terpisah. (kebalikan dari no. 17)
  • Telinganya sobek
  • Telinganya terdapat lubang, lubang yang melingkar.
  • Tidak bertanduk saat lahir
  • Hidungnya terpotong
  • Tidak punya lidah
  • Air susunya kering
  • Tidak memiliki ekor, baik karena dari asal sejak lahir maupun karena terpotong
  • Al Haima: penyakit yang menyerang unta yang menjadikannya linglung sehingga tidak mau merumput.
  • Ats-Tsaula: penyakit yang menyerang kambing yang menjadikan seluruh anggota tubuhnya lemas. Ada yang mengatakan sebagai sakit gila sehingga ketika merumput selalu tertinggal dari gerombolannya di belakang sendiri
  • Bulunya telah dicukur
  • Memiliki bekas stempel dari benda panas
  • Berpenyakit batuk
  • Suaranya hilang
  • Bau mulutnya berubah

Setiap aib yang tidak disepakati atasnya tetap sah digunakan untuk kurban, namun hukumnya makruh. Semakin hewan itu terbebas dari berbagai macam aib, maka itu yang lebih utama. Sebagai seorang muslim hendaknya memilih hewan yang terbaik untuk dikurbankan karena inilah yang lebih utama di sisi Rabb-Nya.

50. Kapankah hewan boleh disembelih?

Menyembelih hewan kurban adalah setelah shalat ied hingga 3 hari setelahnya. Yaitu pada hari-hari tasyriq hingga terbenamnya matahari pada hari keempat dari hari ied. Yang lebih utama adalah menyegerakan untuk menyembelih sebagai bentuk bercepat-cepat dalam kebaikan.

51. Kapan waktunya?

Boleh menyembelih pada siang hari atau malam hari, terserah waktunya. Tidak ada waktu khusus dalam hal ini.

52. Bagaimana ketentuan hewan kurban yang melahirkan?

Jika hewan kurban melahirkan, maka anaknya juga ikut disembelih mengikuti induknya. Ini karena induknya ditujukan di jalan Allah, maka anaknya mengikuti induknhya. Inilah yang diambil jumhur ulama.

53. Bolehkah mewakilkan kepada orang lain untuk menyembelih?

Yang lebih utama adalah menyembelih sendiri. Namun kalau ia ingin mewakilkan, maka tidak mengapa jika yang diwakilkan itu muslim. Jika orang kafir, maka tidak halal.

54. Apa saja bid’ah-bid’ah dalam menyembelih?

Bid’ah antar negara satu dengan lainnya berbeda-beda. Di sini ada beberapa hal yang tidak ada dalil tentangnya namun dijadikan sebuah ibadah (dalam masalah kurban) oleh pelakunya:

  • Berwudhu sebelum menyembelih. Ini tidak ada dalilnya.
  • Mengusapkan darah ke bulu atau kepala hewan sembelihan. Ini tidak ada dalil dalam kitab dan sunnah
  • Memutus kaki atau tangannya langsung setelah disembelih
  • Menyembelih atas nama para fakir miskin, yaitu dengan mengatakan: Ya Allah ini dari para fakir miskin. Ini tidak dalil dari generasi terbaik umat ini

55. Bolehkah berkurban untuk seorang anak yang tidak ada di tempat?

Dibolehkan berkurban untuk seorang anak yang tidak ada di tempat, baik anak itu sedang bepergian atau belajar di tempat jauh.

56. Bagaimana jika hewan kurban mati, dicuri atau hilang sebelum disembelih?

Jika hewan kurban mati, dicuri, atau hilang sebelum disembelih maka tidak ada tanggungan bagi pemiliknya, ia tidak mengganti jika tidak melampaui batas / tidak sengaja. Jika melampaui batas, maka ia harus mengganti sebagaimana titipan.

57. Bagaimana jika terjadi kekeliruan dalam menyembelih?

Jika terjadi kekeliruan dalam menyembelih, di mana seseorang mengambil hewan milik orang lain, maka tidak ada dosa baginya. Satu sama lain sama-sama saling mencukupi dan diberi balasan. Sesungguhnya kesalahan dan lupa itu dimaafkan.

58. Apa saja yang dimakruhkan dalam menyembelih?

Saat mengasah pisau sembelihan, dilihat oleh hewan yang akan disembelih.
Menyembelih hewan sembelihan sedang hewan yang lain melihat.
Menyakiti hewan sembelihan dengan memukul tengkuk atau kakinya.

59. Apa saja hadits-hadits yang tidak shahih tentang kurban?

Terdapat banyak hadits tentang kurban yang tidak shahih, diantaranya:

 “ما عمل ابن آدم يوم النحر عملا أحب إلى الله عز وجل من إهراق الدم، وإنها لتأتي يوم القيامة بقرونها وأشعارها وأظلافها وأن الدم ليقع من الله بمكان قبل أن يقع من الأرض فطيبوا بها نفسا”

“Tidaklah salah seorang anak Adam beramal pada hari nahar (‘Idul adha) dengan sebuah amalan yang lebih dicintai Allah daripada mengalirkan darah (menyembelih binatang kurban), dan sesungguhnya dia(binatang sembelihan) akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, kukunya, dan bulu-bukunya. Dan sesungguhnya darah kurban tersebut sampai kepada Allah, sebelum mengalir ke tanah.” (Dhaif).

 “يا رسول الله صلى الله عليه وسلم ما هذه الأضاحي؟ قال: سنة أبيكم إبراهيم. قالوا: فما لنا فيها يا رسول الله؟ قال: بكل شعرة حسنة. قالوا: فالصوف يا رسول الله؟ قال: بكل شعرة من الصوف حسنة”

“Ya Rasulullah, apa sembelihan ini? Nabi menjawab, Sunnah Bapak kalian Ibrahim, mereka bertanya, lantas bagi kita apa? Nabi menjawab, Tiap-tiap satu rambutnya diganjar 1 kebaikan, Mereka bertanya lagi, lantas bulunya?, Nabi menjawab, Setiap helai dari bulunya adalah 1 kebaikan (hadits Maudhu’)

 “يا فاطمة قومي إلى أضحيتك فأشهديها فإن لك بكل قطرة تقطر من دمها أن يغفر لك ما سلف من ذنوبك. قالت: يا رسول الله ألنا خاصة آل البيت أو لنا وللمسلمين؟ قال: بل لنا وللمسلمين”

“Wahai Fatimah, berdirilah dekat sembelihanmu dan saksikanlah sembelihan itu karena sesungguhnya tiap-tiap tetes darah sembelihanmu akan menghapuskan dosamu yang telah lalu, Fatimah berkata, ya Rasulallah, apakah ini khusus bagi kami ahli bait atau bagi kami dan kaum muslimin? Nabi menjawab, ya bagi kita dan kaum muslimin.” (Hadits Munkar)

 “استفرهوا –وفي رواية- عظموا ضحاياكم فإنها مطاياكم على الصراط – وفي رواية – على الصراط مطاياكم – وفي رواية – إنها مطاياكم إلى الجنة”

“Perbaguslah –dalam satu riwayat- gemukkanlah hewan kurban kalian, karena dia adalah tunggangan kalian di atas shirath- dan dalam satu riwayat- diatas shirat adalah sebagai tunggangan kalian- dan dalam satu riwayat- sesungguhnya dia adalah tunggangan kalian ke syurga.” (Dha’if)

 “من ضحى طيبة بها نفسه محتسبا لأضحيته كانت له حجابا من النار”

“Barangsiapa yang menyembelih kurban yang baik/bagus dan ikhlas menyembelihnya maka sembelihannya itu akan menjadi penghalang dirinya dari api neraka. (Hadits ini Maudhu’)

 “إن الله يعتق بكل عضو من الضحية عضوا من المضحي – وفي رواية – يعتق بكل جزء من الأضحية جزءاً من المضحي من النار”

Sesungguhnya Allah akan memerdekakan dengan tiap-tiap anggota tubuh dari hewan kurban satu anggota tubuh dari si pemilik kurban –dan dalam satu riwayat- Akan memerdekakan pada setiap anggota tubuh hewan kurban satu anggota tubuh dari si pemilik kurban dari neraka.”

 “أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى أن يضحى ليلاً”

“Bahwa Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam melarang berkurban di malam hari.”

قال ابن العربي المالكي في كتابه عارضة الأحوذي6/288: “ليس في فضل الأضحية حديث صحيح وقد روى الناس فيها عجائب لم تصح”.

Ibnu al-‘Arabi al-Mâliki dalam kitabnya ‘Âridhatul al-Ahwadzi 6/288 berkata, “Tidak ada satu hadits shahih pun tentang keutamaan berkurban, dan orang-orang banyak meriwayatkan hadits-hadits yang menakjubkan tentang kurban namun hadits tersebut tidak sah.”

60. Bolehkah menyembelih hewan pada hari ied kemudian mengadakan walimah setelahnya?

Boleh saja seorang yang menyembelih hewan kurban pada hari-hari tasyriq, karena hal ini masih masuk dalam kategori tujuan disyariatkannya kurban.

Selanjutnya : 80 Tanya Jawab Ringan Seputar Kurban (Bagian 4)

1 komentar so far


continuously i used to read smaller content that also clear their motive, and that is also happening with this paragraph which I am reading here. facebook log in facebook


EmoticonEmoticon